Di Kepahiang, pagi dimulai dengan warna hijau pucuk-pucuk teh, kabut yang tiap s...

Di Kepahiang, pagi dimulai dengan warna hijau pucuk-pucuk teh, kabut yang tiap s…


Di Kepahiang pagi dimulai dengan warna hijau pucuk pucuk teh kabut - Di Kepahiang, pagi dimulai dengan warna hijau pucuk-pucuk teh, kabut yang tiap s...

Di Kepahiang, pagi dimulai dengan warna hijau pucuk-pucuk teh, kabut yang tiap sebentar turun, juga senyum perempuan-perempuan yang memetik teh. Panorama perkebunan teh seluas 1.911,7 hektar terhampar di dataran tinggi Bengkulu ini.
.
Sejak berdirinya wilayah perkebunan di tahun 1925 oleh pemerintah kolonial Belanda, pada tahun 1933 dataran tinggi Kepahiang ditanami teh. Pada tahun 1942 -1945 Jepang mengambil alih dan tahun 1945 menjadi milik Indonesia. Kini kawasan berudara sejuk ini menjadi salah satu alternatif wisata alam dan budaya di Bengkulu.
.
Pasalnya, teh dengan kualitas terbaik mesti dipetik di pagi hari sebelum matahari muncul. Itu sebabnya di pagi hari, pemandangan petani teh yang hilir mudik bisa menjadi cerita istimewa saat Sobat Pesona berkunjung ke Kepahiang.
.
Adapula tempat persinggahan untuk menikmati secangkir kopi atau teh ditemani udara pegunungan. Sensasinya itu lho!
.
#PesonaWisataBengkulu
#PesonaIndonesia
#WonderfulIndonesia
#Kepahiang
#KepahiangMountainValley

Nikmati inspirasi Wisata Indonesia hari ini di Liburdulu.com! –

BACA JUGA :  Di Jogja, ada objek wisata yang bisa membawamu serasa naik mesin waktu. Ialah Ta...