Disingkat dari nama penggagasnya, jembatan ini di beri nama Jembatan Emas (Eko M...

Disingkat dari nama penggagasnya, jembatan ini di beri nama Jembatan Emas (Eko M…

Jembatan Emas: Keindahan dan Keunikan Jembatan Terunik di Bangka

Jembatan Emas atau Eko Maulana Ali-Syamsudin Basari merupakan sebuah jembatan yang dibangun di Bangka Belitung. Jembatan ini diberi nama Jembatan Emas sebagai penghormatan kepada mantan Gubernur Bangka Belitung yang ke-2, Eko Maulana Ali dan Syamsudin Basari. Jembatan Emas menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Bangka dan memiliki daya tarik wisata yang luar biasa.

Jembatan Emas memiliki panjang sekitar 785 meter dan lebar 23 meter. Jembatan ini melintasi Sungai Pangkal Balam di wilayah Ketapang, Pangkal Pinang. Keunikan utama dari jembatan ini adalah penggunaan teknologi bascule, yang memungkinkan jembatan dapat dibuka atau ditutup saat ada kapal besar yang melewati area sekitar pelabuhan. Hal ini menjadikan Jembatan Emas sebagai salah satu jembatan terunik di Indonesia.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Bangka, Jembatan Emas merupakan salah satu destinasi yang tak boleh dilewatkan. Keindahan dan keunikan jembatan ini menawarkan pengalaman yang tak terlupakan. Selain itu, jembatan ini juga menjadi ikon kebanggaan masyarakat Bangka.

Berikut ini adalah informasi penting tentang Jembatan Emas:

Lokasi: Jembatan Emas terletak di wilayah Ketapang, Pangkal Pinang, Bangka Belitung.
Panjang: Sekitar 785 meter.
Lebar: 23 meter.
Fungsi: Jembatan Emas digunakan sebagai sarana transportasi untuk menghubungkan dua sisi sungai dan memfasilitasi lalu lintas kendaraan.
Teknologi: Jembatan Emas menggunakan teknologi bascule yang memungkinkan jembatan dapat dibuka dan ditutup saat ada kapal besar yang melewati area sekitar pelabuhan.
Keunikan: Jembatan Emas merupakan salah satu jembatan terunik di Indonesia karena penggunaan teknologi bascule dan keberadaannya yang menjadi simbol kebanggaan masyarakat Bangka.
Destinasi Wisata: Jembatan Emas menjadi salah satu destinasi wisata populer di Bangka. Wisatawan dapat menikmati pemandangan indah sekitar jembatan dan mengambil foto-foto yang memukau.

BACA JUGA :  Pantai Baloho: Surga Pantai dengan Pohon Kelapa di Nias Selatan

FAQs (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Apa yang membuat Jembatan Emas unik?
Jembatan Emas unik karena penggunaan teknologi bascule yang memungkinkan jembatan dapat dibuka dan ditutup saat ada kapal besar yang melewati area sekitar pelabuhan. Hal ini menjadikannya sebagai salah satu jembatan terunik di Indonesia.

2. Di mana letak Jembatan Emas?
Jembatan Emas terletak di wilayah Ketapang, Pangkal Pinang, Bangka Belitung.

3. Bagaimana cara menuju Jembatan Emas?
Wisatawan dapat menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum untuk mencapai Jembatan Emas. Lokasinya mudah diakses dan terletak di kota Pangkal Pinang.

4. Apa yang dapat saya lakukan di Jembatan Emas?
Selain menikmati pemandangan indah sekitar jembatan, wisatawan juga dapat berfoto-foto di area ini. Juga disarankan untuk mengunjungi area sekitar dan menikmati keindahan alam Bangka.

5. Berapa panjang dan lebar Jembatan Emas?
Jembatan Emas memiliki panjang sekitar 785 meter dan lebar 23 meter.

Kesimpulan

Jembatan Emas di Bangka Belitung merupakan salah satu jembatan terunik di Indonesia. Keunikan jembatan ini terletak pada penggunaan teknologi bascule yang memungkinkan jembatan dapat dibuka atau ditutup saat ada kapal besar yang lewat. Hal ini menjadikan Jembatan Emas sebagai daya tarik wisata yang menarik bagi wisatawan yang mengunjungi Bangka. Melintasi Sungai Pangkal Balam, jembatan ini memiliki panjang sekitar 785 meter dan lebar 23 meter. Jembatan Emas adalah salah satu ikon kebanggaan masyarakat Bangka dan menjadi simbol keindahan alam Bangka Belitung.