Mahakarya nenek moyang kita yang satu ini menjadi Candi Budha terbesar di dunia....

Candi Budha Terbesar di Dunia: Keindahan dan Kedamaian Mahakarya Budaya di Borobudur

Mahakarya nenek moyang kita yang satu ini menjadi Candi Budha terbesar di dunia. Bentuknya yang megah dengan detail arsitektur yang unik tentu membuat semua orang ingin mengunjungi Borobudur yang menyimpan banyak kisah. Salah satu atraksi wisata yang paling menarik di sini adalah prosesi pelepasan ribuan lampion setiap tahun saat peringatan Waisak.

Borobudur adalah salah satu situs arkeologi terkenal di Indonesia. Candi ini terletak di Desa Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Bangunan Candi Borobudur terbuat dari batu andesit dan merupakan salah satu contoh terbaik arsitektur Buddha di dunia. Candi ini dibangun pada abad ke-8 oleh Raja Sailendra, yang merupakan dinasti Buddha terkenal di Jawa pada masa itu.

Candi Borobudur memiliki bangunan bertingkat dengan jumlah total 9 tingkat. Struktur candi ini terdiri dari tiga platform utama, yaitu platform terendah yang berbentuk persegi dengan ukuran 123 x 123 meter, platform tengah yang berbentuk oktagonal dengan ukuran 100 x 100 meter, dan platform teratas yang berbentuk bulat dengan ukuran 63 x 63 meter. Di setiap tingkatnya, terdapat reliefs yang menceritakan ajaran Buddha dan kehidupan sosial pada masa itu.

Bagian paling atas dari Candi Borobudur terdapat stupa-stupa Buddha yang terbuka. Stupa utama berada di tengah dan dikelilingi oleh 72 stupa kecil. Puncak stupa utama ini memiliki ukiran Buddha yang sangat indah. Dapat dikatakan bahwa Candi Borobudur adalah replika dari alam semesta dalam konsep kosmologi Buddha. Menariknya, Candi Borobudur ini tidak menggunakan paku atau semen untuk mengikat batu-batunya sehingga konstruksinya sangat kokoh.

Selain arsitektur yang megah dan unik, Candi Borobudur juga memiliki nilai sejarah dan kebudayaan yang tinggi. Di dalam candi, terdapat berbagai patung Buddha yang berjumlah 504 buah. Setiap patung memiliki posisi dan tindakan yang berbeda-beda, yang merupakan representasi dari ajaran dan cerita Buddha. Reliefs di Candi Borobudur juga menggambarkan kehidupan sosial pada masa itu, seperti pertanian, perdagangan, dan kehidupan di istana.

BACA JUGA :  Menikmati Keindahan Pulau Samalona di Makassar, Sulawesi Selatan

Setiap tahunnya, pada saat peringatan Waisak, Candi Borobudur menjadi tujuan wisata yang sangat ramai. Ribuan umat Buddha datang ke candi untuk melakukan prosesi persembahan dan prosesi pelepasan lampion. Prosesi pelepasan lampion ini dilakukan pada malam hari dan menciptakan pemandangan yang sangat indah dan magis. Lampion-lampion yang dinyalakan secara bersamaan mengambang di langit malam, menciptakan cahaya yang memenuhi langit dan memberikan suasana spiritual.

Tidak hanya sebagai tujuan wisata religi, Candi Borobudur juga menjadi tempat wisata sejarah dan budaya yang sangat menarik. Berada di tengah-tengah sawah dan pepohonan, candi ini memiliki lingkungan yang alami dan tenang. Ketika berada di sini, pengunjung dapat merasakan keheningan dan kedamaian yang membangkitkan rasa kagum terhadap kebesaran budaya nenek moyang kita.

Bagi yang ingin mengunjungi Candi Borobudur, terdapat berbagai fasilitas yang dapat memudahkan pengunjung. Di pintu masuk candi, terdapat area parkir dan toko souvenir. Di dalam kompleks candi, terdapat museum dan ruang pamer yang menampilkan berbagai artefak dan informasi tentang Candi Borobudur. Para pengunjung juga dapat menggunakan jasa pemandu wisata yang tersedia untuk mendapatkan penjelasan yang lebih detail tentang sejarah dan keindahan candi ini.

Candi Borobudur adalah salah satu warisan dunia UNESCO dan menjadi salah satu ikon pariwisata Indonesia. Setiap tahun, ribuan turis baik lokal maupun internasional datang ke sini untuk menyaksikan keindahan candi ini dan merasakan atmosfir spiritual yang terpancar dari tempat ini. Mengunjungi Candi Borobudur adalah pengalaman yang tak terlupakan dan memberikan pemahaman lebih dalam tentang keberagaman budaya Indonesia.

FAQs:

1. Bagaimana Cara Menuju Candi Borobudur?
Untuk menuju Candi Borobudur, Anda dapat menggunakan berbagai moda transportasi. Jika Anda berada di luar Jawa Tengah, Anda bisa terbang ke Bandara Internasional Adisucipto di Yogyakarta dan kemudian melanjutkan perjalanan dengan mobil atau bus menuju Loji, Magelang. Dari Loji, Anda dapat mengambil bus atau taksi menuju Candi Borobudur.

BACA JUGA :  Menjelajahi Kecantikan Masjid Raya Baitturahman di Aceh

2. Berapa Biaya Masuk ke Candi Borobudur?
Biaya masuk ke Candi Borobudur berbeda untuk setiap kategori pengunjung. Untuk turis domestik, biaya masuk adalah sekitar Rp 30.000 untuk dewasa dan Rp 12.500 untuk anak-anak. Sementara itu, untuk turis asing, biaya masuk adalah sekitar Rp 380.000 untuk dewasa dan Rp 190.000 untuk anak-anak. Harga tiket dapat berubah sewaktu-waktu, jadi pastikan untuk memeriksa informasi terkini sebelum mengunjungi candi.

3. Kapan Waktu Terbaik untuk Mengunjungi Candi Borobudur?
Candi Borobudur dapat dikunjungi sepanjang tahun. Namun, waktu terbaik untuk mengunjungi candi ini adalah pada pagi atau sore hari saat suhu udara masih sejuk dan penyinaran matahari tidak terlalu terik. Saat mengunjungi pada waktu ini, Anda dapat menikmati keindahan candi dengan lebih nyaman.

4. Apakah Diperbolehkan Memotret di Candi Borobudur?
Ya, Anda diperbolehkan memotret di area Candi Borobudur. Namun, ada beberapa aturan yang harus diikuti. Pengunjung tidak diperbolehkan menggunakan drone atau alat perekam udara lainnya di sekitar candi. Pada beberapa bagian tertentu, penggunaan tripod juga dilarang. Pastikan untuk menghormati aturan dan etika saat memotret di candi ini.

5. Apa Makanan Khas yang Dapat Dicicipi di Sekitar Candi Borobudur?
Ketika mengunjungi Candi Borobudur, Anda dapat mencoba berbagai makanan khas Jawa Tengah. Beberapa makanan khas yang dapat Anda cicipi di sekitar candi ini termasuk gudeg, nasi gudeg, sate klathak, dan wedang ronde. Jangan lupa mencicipi kopi Jawa yang terkenal di sini.

Kesimpulan:

Candi Borobudur adalah salah satu candi Budha terbesar dan terindah di dunia. Dengan arsitektur yang megah dan detail yang luar biasa, candi ini menjadi daya tarik wisata yang menarik bagi ribuan pengunjung setiap tahunnya. Tidak hanya menyimpan keindahan arsitektur, Candi Borobudur juga merupakan tempat bersejarah dan budaya yang penting bagi masyarakat Indonesia. Prosesi pelepasan lampion di peringatan Waisak adalah salah satu acara paling menarik yang dapat dinikmati di sini. Jika Anda berminat untuk mengunjungi Candi Borobudur, pastikan untuk memeriksa informasi terkini mengenai tiket dan jam buka sebelum pergi. Selamat menikmati keindahan dan kedamaian candi ini!

BACA JUGA :  Menikmati Keindahan Alami Gunung Bromo dan Destinasi Wisata di Sekitarnya