KRI Bima Suci (kiri) yang akan menggantikan tugas KRI Dewa Ruci (kanan) sebagai ...

KRI Bima Suci Siap Menggantikan Tugas KRI Dewa Ruci sebagai Kapal Pelatihan Taruna

KRI Bima Suci Siap Menggantikan Tugas KRI Dewa Ruci sebagai Kapal Pelatihan Taruna

KRI Bima Suci, kapal latih berbendera Indonesia, siap untuk menggantikan tugas KRI Dewa Ruci sebagai kapal pelatihan taruna. Saat ini, kedua kapal tersebut sedang berlabuh di CT-3, Sabang dalam rangka acara Sail Sabang 2017 yang akan berlangsung hingga tanggal 5 Desember 2017.

Sail Sabang 2017 adalah salah satu acara besar yang diadakan di Sabang, Aceh. Acara ini bertujuan untuk mempromosikan pariwisata dan keindahan Indonesia kepada dunia internasional. Salah satu peserta acara tersebut adalah kapal latih KRI Bima Suci.

KRI Bima Suci merupakan kapal latih layar yang merupakan salah satu aset milik TNI Angkatan Laut Republik Indonesia. Kapal ini memiliki panjang sekitar 110 meter dengan lebar sekitar 10 meter. KRI Bima Suci memiliki kemampuan untuk membawa hingga 200 taruna untuk menjalani pelatihan di laut dalam jangka waktu yang cukup lama.

Selain fungsi sebagai kapal pelatihan, KRI Bima Suci juga sering digunakan untuk keperluan diplomatic sailing ship. Kapal ini sering kali diundang untuk representasi Indonesia dalam acara-acara internasional seperti regata kapal layar dunia.

Saat ini, KRI Bima Suci siap untuk menggantikan tugas KRI Dewa Ruci sebagai kapal pelatihan taruna. KRI Dewa Ruci adalah kapal latih yang telah melayani TNI AL selama bertahun-tahun sebagai kapal pelatihan taruna. Kapal ini telah berperan penting dalam melatih generasi muda menjadi calon perwira Angkatan Laut yang berkualitas dan memiliki kecakapan laut yang tinggi.

Dengan kedatangan KRI Bima Suci, diharapkan akan memberikan segar nafas baru bagi pelatihan taruna TNI AL. Kapal ini dilengkapi dengan fasilitas modern dan dilengkapi dengan teknologi terbaru untuk mempermudah proses pelatihan taruna dalam memahami dan menguasai teknik navigasi kapal layar.

BACA JUGA :  Goa Pindul: Pengalaman Tubing Menarik di Yogyakarta

Selain itu, KRI Bima Suci juga memiliki tujuan untuk mempromosikan pariwisata Indonesia. Acara Sail Sabang 2017 adalah ajang yang tepat untuk memamerkan keindahan kapal layar Indonesia kepada dunia internasional. Dengan bergabung dalam Sail Sabang, KRI Bima Suci dapat menjadi daya tarik tersendiri untuk wisatawan yang ingin melihat dan mengenal lebih dekat kapal tradisional Indonesia.

FAQ:

Q: Apa perbedaan antara KRI Bima Suci dan KRI Dewa Ruci?
A: KRI Bima Suci dan KRI Dewa Ruci adalah kapal latih yang digunakan oleh TNI AL untuk melatih taruna menjadi calon perwira Angkatan Laut. Perbedaannya terletak pada desain dan spesifikasi kapal.

Q: Apa fungsi dari KRI Bima Suci?
A: Fungsi utama dari KRI Bima Suci adalah sebagai kapal pelatihan taruna. Kapal ini dilengkapi dengan fasilitas modern dan teknologi terbaru untuk memudahkan proses pelatihan.

Q: Apa tujuan dari acara Sail Sabang 2017?
A: Sail Sabang 2017 adalah acara yang bertujuan untuk mempromosikan pariwisata Indonesia kepada dunia internasional.

Q: Apa yang membuat KRI Bima Suci menarik bagi wisatawan?
A: KRI Bima Suci adalah kapal layar tradisional Indonesia yang indah dan memiliki sejarah panjang. Kapal ini dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin melihat dan mengenal lebih dekat dengan kapal tradisional Indonesia.

Kesimpulan:

KRI Bima Suci siap menggantikan tugas KRI Dewa Ruci sebagai kapal pelatihan taruna. Dengan kedatangannya, diharapkan akan memberikan segar nafas baru dalam pelatihan taruna TNI AL. Kapal ini juga akan menjadi daya tarik tersendiri dalam ajang Sail Sabang 2017, yang bertujuan untuk mempromosikan pariwisata Indonesia kepada dunia internasional. Dengan keberadaan KRI Bima Suci, diharapkan mampu memperkuat citra Indonesia sebagai negara dengan tradisi maritim yang kaya dan indah.

BACA JUGA :  Pulau Samosir: Pesona Alam dan Budaya di Tengah Danau Toba, Sumatera Utara